Pay in rupiah

Panduan · Kesehatan website

Cara cek apakah halaman sudah diindeks Google

Periksa URL yang tepat. Baca status dan alasan indexing sebelum meminta Google memeriksa halaman lagi.

7 menit bacaDiperbarui

Read this in English

Jawaban singkat

Gunakan URL Inspection di Google Search Console. Baca status indeks dan canonical pilihan Google. Tes langsung memeriksa akses saat ini. Hasilnya tidak membuktikan bahwa URL sudah terindeks.

Yang akan Anda pelajari

Anda akan mengecek apakah Google sudah mengindeks halaman tertentu. Anda juga akan memahami alasan pengecualian yang umum.

Siapkan akses ke properti Search Console. Gunakan URL publik yang tepat, termasuk hostname dan path.

Periksa URL yang tepat

  1. Buka Google Search Console.
  2. Pilih properti website Anda.
  3. Masukkan URL di URL Inspection.
  4. Baca status indexing.
  5. Bandingkan canonical yang Anda tetapkan dengan pilihan Google, jika tersedia.
  6. Jalankan tes langsung untuk mengecek akses saat ini.

Status terindeks tidak menjamin halaman muncul untuk semua keyword. Tes langsung yang berhasil juga tidak membuktikan status indeks saat ini.

Pencarian dengan site: bisa memberi petunjuk. Hasilnya bukan daftar lengkap isi indeks Google.

Bedakan robots.txt dan noindex

robots.txt mengatur akses crawler. Aturan Disallow dapat mencegah Google mengambil halaman.

noindex meminta mesin pencari mengecualikan halaman dari indeks. Google perlu mengambil halaman untuk membaca aturan itu.

URL yang diblokir robots.txt masih dapat muncul tanpa isi halaman. Jangan memakai blokir crawl sebagai cara menghapus URL dari indeks.

Lindungi informasi pribadi dengan autentikasi. Aturan crawler bukan pengaman untuk data rahasia.

Baca alasan yang dilaporkan

TemuanYang perlu diperiksa
Discovered, currently not indexedPenemuan URL, akses, keandalan website, dan manfaat halaman
Crawled, currently not indexedIsi halaman, duplikasi, dan canonical
Excluded by noindexApakah pengecualian memang disengaja
Duplicate atau alternate pageApakah Google memilih versi utama yang Anda inginkan
Not found atau server errorRespons dari URL yang diperiksa

Status tersebut membantu pemeriksaan. Satu status tidak selalu punya satu penyebab.

Contoh URL duplikat

Sebuah bengkel memiliki /servis-rem dan /servis-rem?ref=menu. Keduanya menampilkan layanan yang sama.

Bengkel menetapkan /servis-rem sebagai canonical. Link internal dan sitemap memakai alamat itu.

Jika Google memilih URL utama, pengecualian versi duplikat bisa sesuai harapan. Cek versi utama sebelum meminta kedua URL masuk indeks.

Canonical adalah sinyal. Google dapat memilih URL lain. Samakan URL pada link, sitemap, dan penetapan canonical.

Perbaiki penyebabnya

  1. Perbaiki aturan akses atau noindex yang tidak disengaja.
  2. Perbaiki error halaman.
  3. Pastikan versi canonical yang diinginkan.
  4. Tambahkan link internal yang relevan.
  5. Perbaiki konten yang berulang atau tidak membantu pembaca.
  6. Jalankan tes langsung lagi.
  7. Minta indexing saat halaman siap.

Sitemap membantu penemuan URL. Permintaan indexing meminta Google memeriksa URL lagi. Keduanya tidak menjamin hasil atau batas waktu.

Langkah berikutnya

Catat URL, alasan, perubahan, dan tanggal. Cek lagi setelah Google memproses halaman.

Jika halaman sudah terindeks tetapi jarang tampil, periksa keyword dan isi halaman.

Sumber

Periksa akses dan masalah halaman

Gunakan audit untuk menemukan masalah halaman. Konfirmasikan indexing Google di Search Console.